Menulis Karya Tulis Ilmiah

Menulis itu mudah, terutama bagi yang mau menulis. Syarat pertama untuk bisa menulis dan menjadi penulis adalah kemauan. Jika kemauan belum muncul, padahal tuntutan menghasilkan karya tulis terus menghantui kita, kita harus memotivasi diri sendiri. Syarat kedua untuk jadi penulis adalah kemampuan memotivasi diri sendiri. Bagaimana cara memotivasi diri sendiri untuk menghasilkan sebuah tulisan? Bergantung pada diri-sendiri, tetapi keinginan-keinginan tertentu sering manjur untuk maksud itu. Misalnya, karena ingin cepat selesai kuliah, namanya dikenal orang (terkenal), pendapatnya diketahui orang, membuat tulisan karena masalah seperti itu belum ditulis orang, menanggapi tulisan, pendapat, atau mereaksi suatu keadaan, menambah penghasilan, dan lain-lain. Lazimnya, orang mempunyai kemauan dan termotivasi karena memiliki pengetahuan dan kemampuan. Pengetahuan dan kemampuan adalah syarat berikutnya untuk menjadi penulis. Tetapi, jika kita telah mempunyai kemauan dan motivasi, pengetahuan dan kemampuan lebih mudah untuk dikembangkan. Pengetahuan dan kemampuan berkaitan dengan isi tulisan, apa yang diuraikan dalam karya tulis. Namun, berkaitan juga dengan cara dan tatacara mengungkapnya. Selanjutnya seorang penulis akan mengaitkan kemampuan membahasakan apa yang ingin diungkapkan dengan format penulisan. Jadi, pada intinya, untuk menjadi penulis yang akan menghasilkan karya tulis harus memiliki kemauan dan kemampuan. Kemauan adanya motivasi, sedangkan kemampuan adanya potensi. Kemampuan mengungkapkan ide dalam bahasa yang benar dan komunikatif adalah kunci keberhasilan seeseorang untuk menjadi penulis. Singkatnya, ada dua unsur pengetahuan dan kemampuan yang harus dimiliki seorang penulis yaitu: apa yang akan diungkapkan (isi) dan bagaimana cara mengungkapkan (bentuk). Aspek isi dan bentuk adalah dua hal yang mendukung eksistensi sebuah karya tulis; keduanya saling terkait dan saling melengkapi. Tulisan dengan bahasa yang benar jika isi tidak meyakinkan, orang akan malas membaca karena tidak memberi nilai tambah. Tulisan dengan ide yang bagus, orisinal, dan luas, tetapi jika bahasanya tidak benar akan kacau (bahasa menunjukkan karakter penulis). Berlatihlah menulis karya ilmiah mesti melibatkan kedua unsur itu . Kendala dalam Penulisan Karya Ilmiah Mengapa kita sulit menghasilkan karya tulis? Ada beberapa kendala yang sering terjadi bagi penulis pemula yaitu sebagai berikut. 1) Kendala psikologis: a. merasa tidak bisa padahal belum berusaha; b. malu, takut, atau tidak percaya diri tulisannya kurang baik sehingga ditertawakan orang; c. malu, takut, atau tidak percaya diri bahwa pengetahuannya tidak banyak; d. malu, takut, atau tidak percaya diri bahwa kemampuan bahasanya kurang baik; e. kurang termotivasi karena berbagai hal; f. malas, tidak ada keinginan untuk maju. 2) Kendala kemampuan: a. kurang menguasai pengetahuan, bahkan untuk bidang keilmuannya sendiri (unsur gagasan, isi); b. tidak tahu apa yang harus atau dapat ditulis untuk penulisan karya ilmiah; c. kurang menguasai bahasa untuk membahasakan gagasan pada penulisan karya ilmiah (aspek bentuk); d. kurang memahami model dan teknik penulisan karya ilmiah 3) Kendala ekonomis/lain-lain: a. tidak ada tantangan dari faktor income, tidak menulis juga sudah bisa hidup layak; b. tidak memahami pentingnya berekspresi lewat karya tulis; c. kurang memahami/mengharagai pentingnya penyebaran informasi lewat tulisan (kegiatan tulis-baca) d. masih terpaku pada budaya lisan (bicara-dengar; ngobrol, nonton televisi).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SURAT UNTUK MENTERI

TUGAS